Peristiwa itu bermula saat Andrie mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba I–Talang, Jakarta Pusat. Dalam perjalanan tersebut, korban diduga diikuti oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor, yang disebut-sebut merupakan motor matic jenis Honda Beat keluaran tahun 2016 hingga 2021.

Saat ini, kasus tersebut menjadi perhatian sejumlah kelompok masyarakat sipil yang mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengungkap pelaku dan motif di balik serangan terhadap aktivis HAM tersebut.**

(hw/mr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *