POTRETSELATAN.COM,NEWS-Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Dimas Bagus Arya, mengungkapkan kronologi dugaan serangan penyiraman air keras yang dialami Wakil Koordinator Eksternal KontraS, Andrie Yunus.

Menurut Dimas, peristiwa tersebut terjadi setelah Andrie meninggalkan kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia di Jakarta pada Jumat (13/3/2026) malam.

Saat itu Andrie baru saja menyelesaikan rekaman siniar atau podcast yang mengangkat tema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

“Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie Yunus selesai melakukan perekaman siniar di Kantor YLBHI yang berakhir sekitar pukul 23.00 WIB,” ujar Dimas dalam keterangan tertulisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *