Dalam pemaparannya disebutkan, sekitar 100 personel akan dilibatkan dalam operasi tersebut dengan dukungan instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD dan Dinas Kesehatan.

Selain itu, akan didirikan tiga pos pengamanan, yakni Pos Pelayanan di kawasan Pelabuhan Bira, Pos Terpadu di Kota Bulukumba tepatnya di depan Kantor Satlantas Polres Bulukumba, serta Pos Pengamanan di depan Pasar Tanete, Kecamatan Bulukumpa.

Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Setelah operasi berakhir, pengamanan akan dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Rakor kemudian dilanjutkan dengan sesi penyampaian saran dan masukan dari para peserta sesuai bidang masing-masing. Seluruh instansi menyatakan siap mendukung pelaksanaan pengamanan Operasi Ketupat 2026 di Kabupaten Bulukumba.

Menutup kegiatan, Kapolres Bulukumba menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam rakor tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan komitmen semua pihak untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama rangkaian Idul Fitri dan libur mudik. Mari kita laksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tutupnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *